Belanda memperluas armada udara angkatan laut dengan kontrak untuk tiga helikopter NH90 NFH tambahan

NH90 NFH. Foto: Defensie.nl
NH90 NFH. Foto: Defensie.nl

Angkatan Udara dan Antariksa Kerajaan Belanda akan menerima tiga helikopter NH90 NATO Frigate Helicopter (NFH) baru setelah penandatanganan kontrak baru antara Kementerian Pertahanan Belanda, NHIndustries (NHI), dan Badan Manajemen Helikopter NATO (NAHEMA).

Kesepakatan ini memperkuat komitmen jangka panjang negara tersebut terhadap program multinasional NH90 sekaligus memperluas kemampuan operasional armada penerbangan angkatan lautnya.

Menurut NHIndustries, helikopter akan dirakit oleh Leonardo di Italia dan dikirimkan dengan konfigurasi Block 1 terbaru (Software Release 3 — SWR3). Versi ini mencakup peningkatan sistem misi seperti Data Link 22, perangkat elektro-optik generasi terbaru, sistem sonik terintegrasi, serta opsi persenjataan tambahan yang secara signifikan meningkatkan kinerja dalam peperangan anti-kapal selam, pengawasan, dan operasi maritim jarak jauh.

Direktur Pelaksana NHIndustries, Cristian Naso, menyoroti kemajuan teknologi yang diterapkan pada helikopter baru tersebut:
“Ketiga helikopter NFH tambahan akan dirakit oleh Leonardo di Italia dan dikirimkan dengan fitur Block 1, juga dikenal sebagai SWR3, yang mencakup teknologi canggih seperti Data Link 22, sistem elektro-optik generasi terbaru, sistem sonik terintegrasi baru, dan persenjataan tambahan.”

+ Video: China dan Rusia melakukan patroli udara dengan pembom strategis di kawasan Asia-Pasifik

NH90 NFH. Foto: Defensie.nl
NH90 NFH. Foto: Defensie.nl

Mewakili Belanda dalam Komite Eksekutif Bersama, Kolonel Dominique Troquete menekankan peran historis negara tersebut dalam program tersebut:
“Belanda telah menjadi bagian dari program NH90 sejak awal, sebagai negara pendiri pada tahun 1999. Kami menerima NH90 pertama pada tahun 2010 dan menjadi negara pertama yang mengoperasikannya secara operasional pada tahun 2013 dalam operasi antipembajakan di Somalia. Sejak saat itu, NH90 menunjukkan kemampuan operasional yang tak tertandingi dan menjadi aset penting bagi Kementerian Pertahanan. Kontrak ini merupakan babak baru dalam kerja sama jangka panjang kami.”

Presiden NHIndustries, Axel Aloccio, mengingatkan bahwa kepercayaan Belanda terhadap proyek tersebut telah lama terjalin:
“Angkatan Udara dan Antariksa Kerajaan Belanda selalu menunjukkan kepercayaan pada program NH90, mulai dari investasi awal yang menjamin 20 helikopter NFH hingga komitmen baru ini.”

Menurut Manajer Umum NAHEMA, Michael Kohlhaas, pesanan baru ini memperkuat kemampuan nasional dan NATO:

“Pengadaan tiga NH90 baru oleh Belanda menegaskan kembali kepercayaan terhadap platform yang serbaguna dan telah terbukti, sekaligus memperkuat pertahanan nasional. Keputusan ini merupakan investasi jangka panjang dalam kesiapan operasional dan kerja sama industri.”

Peningkatan konfigurasi memperluas kemampuan maritim

NH90 NFH dengan konfigurasi SWR3 dioptimalkan untuk misi maritim jarak jauh, termasuk pengawasan laut, deteksi, identifikasi, dan penyerangan target. Sistem baru ini memungkinkan respons yang lebih efektif terhadap ancaman modern serta memastikan komunikasi taktis terenkripsi secara real-time dengan unit sekutu lainnya, sesuai dengan persyaratan interoperabilitas NATO.

Dirancang untuk peperangan anti-kapal selam (ASW), peperangan anti-kapal permukaan (ASuW), pencarian dan penyelamatan (SAR), serta perlindungan armada, NH90 NFH telah dioperasikan oleh berbagai negara anggota NATO.

Dengan kedatangan tiga helikopter baru yang sepenuhnya diperlengkapi untuk misi kompleks, Angkatan Udara dan Antariksa Kerajaan Belanda memperkuat armada helikopter maritimnya, memastikan kesiapsiagaan jangka panjang dan keselarasan teknologi dengan unit penerbangan maritim NATO lainnya.

Sumber dan gambar: defensie.nl. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top